PATI – Memasuki bulan Apit (Dzulqa'dah) dalam penanggalan Jawa, sejumlah desa di Kabupaten Pati serentak menggelar tradisi Sedekah Bumi hari ini, Sabtu (18/4/2026). Tradisi yang menjadi wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi ini berlangsung meriah dengan berbagai ritual adat hingga hiburan rakyat.
1. Kirab Budaya "Ngireng Jondang" di Desa Dukuhseti
Di wilayah utara, masyarakat Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, memadati jalanan desa sejak pagi hari untuk menyaksikan Kirab Budaya dan Karnaval. Rangkaian acara tahun ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Dukuhseti, Dr. Ahmad Rifai Mustofa, SH. MH.
- Ritual Adat: Warga melaksanakan tradisi Ngireng Jondang serta tawasulan di makam Mbah Brojoseti Dukuhseti (sesepuh desa).
- Harapan: Melalui wasilah doa di makam danyang desa, masyarakat berharap diberikan kemudahan rezeki dan desa yang semakin makmur.
- Hiburan: Selain prosesi sakral, acara dimeriahkan dengan pentas karaoke, campur sari dan wayang kulit yang menyedot perhatian warga lintas generasi.
2. Wayang Topeng Kedung Panjang di Desa Soneyan
Sementara itu, di Dukuh Kedung Panjang, Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, nuansa budaya terasa sangat kental dengan pementasan Wayang Topeng Kedung Panjang. Kesenian yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) sejak 2021 ini menjadi magnet utama wisatawan dan warga lokal.


Jadilan yang pertama memberikan komentar!