PATI – Kondisi pendidikan di wilayah pinggiran Kabupaten Pati kembali mengundang keprihatinan mendalam. Atap bangunan gedung SDN Mencon, Kecamatan Pucakwangi, dilaporkan ambruk total akibat kondisi bangunan yang sudah lama lapuk dan rusak berat. Akibat insiden ini, puluhan siswa kini harus mengungsi dan menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) di Balai Desa setempat.
Kejadian ini menjadi puncak dari kekhawatiran warga yang selama ini melihat kondisi gedung sekolah tersebut sudah sangat tidak layak huni atau "ringsek".
Belajar di Tengah Keterbatasan
Pasca-ambruknya konstruksi atap tersebut, pihak sekolah mengambil langkah darurat demi keselamatan nyawa siswa. Mengingat ruang kelas tidak mungkin lagi digunakan karena tumpukan puing genting dan kayu yang berserakan, proses belajar dialihkan ke tempat yang lebih aman.
"Demi keamanan, siswa kami pindahkan ke Balai Desa Mencon. Meskipun fasilitas di sana sangat terbatas dan kurang representatif untuk belajar, itu jauh lebih baik daripada mempertaruhkan nyawa di bawah atap yang bisa roboh sewaktu-waktu," ujar salah satu perwakilan pihak sekolah.
Ironi di Tengah Larangan Iuran
Insiden ambruknya SDN Mencon ini menjadi tamparan keras bagi kebijakan pendidikan di Kabupaten Pati. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra tengah gencar menyosialisasikan larangan iuran sekolah dalam bentuk apa pun.



Jadilan yang pertama memberikan komentar!