Bisnis

Terhimpit Harga dan Persaingan, Gerai SPBU Mikro Mobil1 di Pedesaan Mulai Berguguran

Oleh Eko Ardhiyanto 18 Apr 2026, 11:53 WIB 2 Menit Baca 56 Views 0 Komentar
Terhimpit Harga dan Persaingan, Gerai SPBU Mikro Mobil1 di Pedesaan Mulai Berguguran

PATI – Fenomena tutupnya gerai SPBU mikro milik ExxonMobil, yang dikenal dengan brand Mobil1 atau Mobil Mikromandiri, semakin marak terjadi di wilayah pedesaan. Sempat menjadi primadona karena lokasinya yang menjangkau pelosok, kini banyak bangunan kotak berkelir merah-biru tersebut terbengkalai atau beralih fungsi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah gerai yang sebelumnya aktif melayani pengisian BBM jenis Gasoline 92 kini berhenti beroperasi. Hal ini memicu pertanyaan di kalangan warga desa yang sebelumnya merasa terbantu dengan kehadiran "SPBU Mini" ini.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Kondisi APBN Sehat dan Tolak Isu Pajak Baru

Faktor Harga Jadi Pemicu Utama

Kalahnya persaingan harga disinyalir menjadi penyebab utama ambruknya bisnis SPBU mikro ini. Sebagaimana diketahui, gerai Mobil1 hanya menjual BBM nonsubsidi dengan oktan 92. Di sisi lain, mayoritas masyarakat pedesaan masih sangat bergantung pada BBM jenis Pertalite yang harganya disubsidi pemerintah.

"Selisih harganya lumayan jauh dibanding Pertalite. Kalau untuk motor harian, warga lebih pilih beli eceran atau antre di SPBU besar sekalian kalau ke kota," ujar salah satu warga yang sering melintas di jalur pedesaan wilayah Pati.

Halaman Selanjutnya
Halaman 1 dari 2
Author

Ditulis Oleh: Eko Ardhiyanto

Jurnalis, Redaktur Kepala dan Penulis Lepas

Bagikan Berita Ini

Kolom Diskusi (0)

Tinggalkan Komentar

Jadilan yang pertama memberikan komentar!