PATI – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati terus bergulir. Fokus penyidikan kini mengarah pada penguatan bukti-bukti keterlibatan pihak birokrasi, termasuk pemeriksaan intensif terhadap mantan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, Riyoso.
Pemeriksaan Maraton di Gedung Merah Putih
Pada Senin (13/4/2026), Riyoso memenuhi panggilan penyidik KPK di Jakarta. Kehadirannya merupakan bagian dari rangkaian pemeriksaan saksi untuk tersangka Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Selama kurang lebih enam jam, Riyoso dimintai keterangan terkait mekanisme tata kelola pemerintahan dan proses seleksi perangkat desa yang menjadi objek perkara.
Juru Bicara KPK menyatakan bahwa keterangan Riyoso sangat krusial untuk memetakan sejauh mana intervensi pimpinan daerah masuk ke dalam teknis pelaksanaan administrasi di tingkat desa.
"Kami mendalami keterangan saksi terkait alur komando dan koordinasi di Sekretariat Daerah saat proses seleksi perangkat desa berlangsung," ujar juru bicara lembaga antirasuah tersebut.
Penggeledahan dan Penyitaan Barang Bukti
Sebelumnya, tim penyidik juga telah bergerak cepat dengan melakukan penggeledahan di kediaman pribadi Riyoso di Pati. Dari operasi tersebut, petugas mengamankan:

Jadilan yang pertama memberikan komentar!